Fri. Nov 15th, 2019

Usaha Keras Hadapi Brescia Bikin Juventus Temukan Strategi Baru

2 min read
Usaha Keras Hadapi Brescia Bikin Juventus Temukan Strategi Baru

Maurizio Sarri yang merupakan pelatih Juventus mengatakan bahwa I Bianconeri saat ini mempunyai strategi baru yang patut disiapkan setelah pertandingan melawan Brescia. Cristiano Ronaldo dkk susah payah membungkam sang rival pada laga pekan kelima Liga Italia yang digelar hari Rabu (25/9/2019) dini hari WIB.

Laga yang berlangsung di Stadion Mario Rigamonti tersebut membuat Brescia selaku tuan rumah unggul lebih cepat melalui gol yang diciptakan Alfredo Donnarumma pada menit keempat. Akan tetapi, Juventus membalasnya dengan dua gol via gol bunuh diri yang dilakukan Jhon Cancellor serta sepakan dari Miralem Pjanic untuk menghasilkan skor akhir 2-1.

Baca juga: Emerson Terancam Absen Bela Chelsea Selama 4 Pekan

Selain itu, Juventus harus bertanding tanpa Cristiano Ronaldo dalam pertandingan itu yang memang diistirahatkan untuk laga tengah minggu ini. Hal itu membuat Maurizio Sarri mencoba strategi baru. Bila umumnya I Bianconeri bermain dengan formasi 4-3-3, mereka justru berlaga dengan gaya baru 4-3-1-2.

Aaron Ramsey diturunkan sebagai trequartista di belakang dua bomber dan Paulo Dybala bermain bersama Gonzalo Higuain di lini depan. Maurizio Sarri mengatakan bahwa dia berpotensi bakal kembali menerapkan taktik tersebut untuk beberapa pertandingan berikutnya.

“Saya pikir kami harus bersiap untuk dua strategi tersebut. Saya rasa taktik itu akan digunakan untuk beberapa laga selanjutnya pada musim ini,” kata Maurizio Sarri yang dikutip melalui DAZN.

“Kami memiliki beberapa kendala pada posisi bek sayap dan lini depan, maka sangat wajar untuk menurunkan segalanya yang kami andalkan saat ini.”

“Andai nanti para bek sayap kami telah kembali, kami bakal melihat lagi hal ini, namun penting sekali untuk mempersiapkan beberapa skenario,” ungkap mantan manajer Chelsea tersebut.

Kemudian, Juventus memang tengah mengalami krisis bek sayap. Hal itu dikarenakan Mattia De Sciglio tengah dibekap cedera, serta Danilo yang mengalami masalah yang sama dan I Bianconeri hanya menyisakan Alex Sandro untuk bermain sebagai bek sayap.

Hal ini membuat pelatih senior tersebut harus terpaksa menurunkan Juan Cuadrado sebagai bek sayap dalam laga kontra Brescia. Maurizio Sarri menyebut Douglas Costa sedang berada dalam performa terbaiknya dan ia ingin memaksimalkan potensi sang pemain dengan formasi sebelumnya.

“Douglas Costa tengah menampilkan kontribusi sangat positif awal musim ini, jadi saya ingin memaksimalkan potensinya dengan formasi 4-3-3,” tutur Maurizio Sarri.

“Paulo Dybala sangat bagus belakangan ini, maka keputusan yang tepat adalah memainkannya dalam laga melawan Brescia,” sambungnya.

Maurizio Sarri juga menambahkan bahwa sekitar tiga pemain Juventus yang sedang dia pikirkan mampu menempati posisi trequartista atau penyerang lubang. Dia juga menyebut Aaron Ramsey dan Adrien Rabiot sebagai pemain yang pantas mengisi posisi tersebut.

“Aaron Ramsey sangat sesuai untuk menjadi trequartista saat ini, termasuk Adrien Rabiot,” ucapnya.

“Dalam pertandingan yang lain, saya percaya Paulo Dybala juga mampu menolong kami sebagai trequartista, kendati demikian saya lebih memilih dia berlaga beberapa meter ke arah depan.”

“Paulo Dybala menunjukkan kualitas yang tinggi, bertanding secara kombinasi bersama Aaron Ramsey,” ungkap Maurizio Sarri.

Kini, I Bianconeri masih berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara Serie A dengan torehan 13 poin dari lima pertandingan pertama. Namun, mereka masih bisa diungguli Inter Milan yang bertarung melawan Lazio pada dini hari tadi, Kamis (26/9/2019).

1 thought on “Usaha Keras Hadapi Brescia Bikin Juventus Temukan Strategi Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *