Thu. Jul 2nd, 2020

Tak Main di Liga Champions, MU Resmi Jadi Tim Termahal di Liga Europa

2 min read
Tak Main di Liga Champions, MU Resmi Jadi Tim Termahal di Liga Europa

Periode pertandingan 2019 hingga 2020 segera bergulir, Manchester United tidak akan bermain di Liga Champions, namun di Liga Europa. The Red Devils terdepak dari peringkat 4 besar ajang Premier League pada musim lalu. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu hanya menduduki posisi enam di bawah Arsenal yang menempati peringkat kelima pada akhir periode 2018 sampai 2019.

Selain itu, Manchester United bakal menghuni Grup L pada pembagian grup ajang Liga Europa periode 2019 hingga 2020. Grup L selain mereka ditempati oleh AZ Alkmaar dari Belanda, FC Astana asal Kazakhstan serta Partizan Belgrase dari Serbia.

Kendati demikian, Manchester United mempunyai perbedaan cukup jauh bila dibandingkan dengan tim-tim yang menghuni Grup L lainnya dengan skuat utama mereka saat ini. Dikutip melalui Transfermarkt, The Red Devils berhasil dinobatkan sebagai klub termahal di Grup L ajang Liga Europa.

Baca juga: Gagal Rekrut Angel Correa, AC Milan Kejar Rodrigo de Paul dari Udinese

Manchester United bukan hanya menyandang status tersebut di Grup L, namun juga di turnamen Liga Europa. Pasalnya, semua pemain The Red Devils mempunyai mahar yang ditaksir mencapai 754,3 juta euro. Angka itu lebih tinggi daripada AZ Alkmaar senilai 52,1 juta, FC Astana sebesar 24,5 juta dan Partizan Belgrase seharga 23,6 juta euro, sedangkan mahar Setan Merah jauh lebih besar.

Tak hanya itu, Arsenal menjadi klub kedua Premier League yang punya jumlah nilai skuat utama terbesar. Tim asal Kota London | Inggris tersebut memiliki mahar yang diprediksi mencapai angka 674,8 juta euro. Kemudian, AS Roma sebagai tim ajang Serie A menduduki peringkat ketiga dengan jumlah nilai sebesar 392,6 juta euro.

Akan tetapi, Grup L yang diisi Manchester United bukan grup dengan jumlah mahar skuat utama tertinggi. Sebab, Grup F yang ditempati Arsenal senilai 674,8 juta euro, Eintracht Frankfurt sekitar 223,6 juta, Standard Liege sebesar 75,3 juta euro serta Vitoria SC seharga 48,1 juta euro menjadi grup yang memiliki jumlah nilai klub terbesar.

Grup F mempunyai mahar sebesar 1,02 miliar euro, sedangkan Grup L senilai 854,5 juta euro. Meski begitu, Arsenal serta Manchester United menjadi dua dari tiga klub asal Inggris yang bertanding di Liga Europa musim kompetisi 2019 sampai 2020.

Satu tim asal Britania Raya lainnya yang menemani Arsenal dan Manchester United sebagai klub termahal yang berlaga di Liga Europa adalah Wolverhampton Wanderers. Mereka kabarnya memiliki jumlah mahar skuat utama mencapai angka 313,6 juta euro.

Nilai tinggi yang dimiliki masing-masing skuat utama, ketiga tim besar ajang Premier League tersebut dipastikan mampu menunjukkan performa terbaiknya untuk melawan beberapa klub raksasa Eropa lainnya yang bersaing demi menjadi tim terbaik di Benua Biru musim ini.

1 thought on “Tak Main di Liga Champions, MU Resmi Jadi Tim Termahal di Liga Europa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *