Sun. Sep 15th, 2019

Sutanto Tan dan Witan Sulaeman Sebut Faktor Bela PSIM

2 min read
Sutanto Tan dan Witan Sulaeman Sebut Faktor Bela PSIM

Sutanto Tan dan Witan Sulaeman yang merupakan dua bintang terbaik Indonesia akhirnya setuju untuk bergabung dengan tim ajang Liga 2, yaitu PSIM Yogyakarta. Keduanya telah resmi diperkenalkan dengan lima pemain baru lainnya pada hari Minggu (18/8/2019) di Wisma Soeratin | Yogyakarta.

Selain itu, Witan Sulaeman adalah talenta muda Timnas Indonesia U-23 di era kepelatihan Indra Sjafri. Dia bakal segera berumur 18 tahun pada tahun depan, sedangkan Sutanto Tan pernah membela Bali United serta Persija Jakarta beberapa waktu lalu.

PSIM Yogyakarta melakukan usaha cukup sulit untuk merekrut dua pemain ternama itu, khususnya Witan Sulaeman. Pasalnya, sebagai tim Liga 2 tentu saja PSIM harus bersaing dengan enam klub dari Liga 1 yang dikabarkan berminat menggaet kedua bintang tersebut.

Baca juga: Anthony Martial Bahagia dengan Strategi Baru Manchester United

Akan tetapi, PSIM Yogyakarta enggan menyebutkan dengan jelas berapa nilai kontrak yang dikeluarkan untuk menggaet Witan Sulaeman. Mereka mengaku sudah lama mengincar sang pemain agar dapat merumput di Yogyakarta demi mengamankan karir sepak bola profesionalnya.

“Kami telah lama memburu Witan Sulaeman, termasuk berdiskusi dengan calon timnya di Eropa. Kemudian, kami sukses menggaet Witan Sulaeman hingga akhir periode. PSIM Yogyakarta saat ini adalah tim resmi milik Witan Sulaeman,” ucap CEO PSIM Yogyakarta, yakni Bambang Susanto pada hari ini, Minggu (18/8/2019).

“Jujur saja usaha untuk menggaet Witan Sulaeman berasal dari manajemen tim. Saya sendiri sempat melihat kemampuannya ketika berlaga di Singapura. Kami akhirnya berkonsultasi dengan coach Aji Santoso, serta menyebutkan Witan Sulaeman memang pemain yang memiliki bakat luar biasa dan profesional,” ungkap Bambang Susanto.

Selain itu, Witan Sulaeman juga bercerita soal alasannya menerima pinangan PSIM Yogyakarta. Bagaimana tidak, pesepak bola asal Kota Palu | Sulawesi Tengah tersebut rupanya kebanjiran tawaran dari beberapa tim ajang Liga 1, sedangkan dia justru memilih tawaran kontrak dari PSIM Yogyakarta yang berstatus sebagai tim ajang Liga 2.

“Saya sempat kebingungan dan sulit berdiskusi dengan tim, lantaran saya tidak memiliki waktu cukup lama di Tanah Air. Bulan Januari nanti saya harus sudah bergabung dengan tim asal Eropa. Saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada PSIM Yogyakarta yang bersedia merekrut saya untuk bermain sampai akhir musim,” tutur Witan Sulaeman di depan para pendukung PSIM Yogyakarta.

“Kepercayaan ini membuat saya ingin menunjukkan kontribusi positif bagi PSIM Yogyakarta. Saya berniat menggunakan waktu berlaga secara maksimal di PSIM dan mengantar klub ini promosi ke ajang Liga 1. PSIM adalah salah satu klub besar di Indonesia dan memiliki penggemar luar biasa, itu menjadi salah satu di antara pertimbangannya,” pungkasnya.

Sementara itu, pernyataan serupa juga diungkapkan Sutanto Tan. Bintang yang berstatus sebagai striker ini berhasrat menunjukkan performa terbaiknya bagi PSIM Yogyakarta. Ia cukup sulit bersaing dengan pemain yang mengisi lini depan di tim lamanya, yakni Bali United sehingga ia tidak dapat menerima waktu berlaga lebih banyak.

“Coach Aji Santoso meminta saya untuk bergabung dengan PSIM Yogyakarta dan saya menerima tawarannya. Tim ini memiliki keseriusan dan semoga mampu terwujud di masa depan,” tutur Sutanto Tan.

1 thought on “Sutanto Tan dan Witan Sulaeman Sebut Faktor Bela PSIM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *