Sat. Dec 7th, 2019

Robin van Persie: Saya Meragukan Kualitas Unai Emery

2 min read
Robin van Persie: Saya Meragukan Kualitas Unai Emery

Robin van Persie yang merupakan mantan pemain Arsenal dan Manchester United menganggap Unai Emery punya taktik permainan yang membingungkan. Dia menilai bahwa The Gunners memiliki kapasitas dan kemampuan untuk menekan rivalnya sejak awal pertandingan.

Arsenal menuntaskan pertandingan melawan Manchester United dengan skor imbang 1-1, sedangkan Mesut Ozil dkk terlebih dahulu tertinggal sebelum Pierre-Emerick Aubameyang berhasil membobol gawang The Red Devils yang dijaga ketat oleh David de Gea.

Baca juga: 3 Calon Terkuat Pengganti Marco Giampaolo di AC Milan

Selain itu, Robin van Persie menilai bahwa permainan Arsenal mulai terlihat pada tahap kedua, sedangkan dia yakin bahwa Unai Emery selaku manajer The Gunners seharusnya mampu menerapkan strategi menyerang sejak awal pertandingan demi memetik kemenangan penuh.

“Saya sedikit meragukan kualitas Unai Emery sebagai pelatih. Arsenal seharusnya mampu menyerang sejak tahap pertama. Akan tetapi, mengapa permainan mereka mulai hidup pada tahap kedua? Hal itu sangat aneh sekali,” tutur Robin van Persie yang dilansir melalui Metro.

“Arsenal wajib menekan lawan sejak babak pertama bila ingin menuai hasil positif. Namun, hal itu sama sekali tidak terlihat. Saya pikir saya mulai memahami alasan beberapa pemain mengeluhkan masalah tersebut,” tambahnya.

Robin van Persie menambahkan bahwa kesebelasan asal Kota London Utara | Inggris tersebut harus menunggu selama 45 menit demi memberi tanggapan positif. Tapi, sang legenda sangat menyayangkan hal itu dan berharap Arsenal bisa menghidupkan permainan sejak babak awal dimulai.

“Arsenal harus menunggu selama 45 menit sampai babak pertama selesai demi memberikan respon yang tepat. Hal itu amat disayangkan karena mereka punya para pemain profesional,” kata Robin van Persie.

Arsenal harus rela membagi poin dengan Manchester United dalam laga tandang yang berlangsung di Old Trafford Stadium. Saat ini, The Gunners menduduki peringkat keempat pada klasemen sementara Liga Inggris dan mereka hanya berselisih 9 angka dengan Liverpool sebagai pemuncak klasemen.

Sementara itu, kemampuan Unai Emery sebagai pelatih Arsenal mulai menuai komentar miring dari fans The Gunners. Pelatih asal Spanyol tersebut dinilai selalu membuat keputusan yang tidak masuk akal demi membawa pasukannya kembali berada di jalur kejayaan bak era Arsene Wenger.

Arsenal tidak punya pemain yang memiliki kapasitas sebagai pengatur tempo permainan kala menghadapi Manchester United. Bahkan, Mesut Ozil sebagai bintang bergaji tertinggi di Emirates Stadium tidak masuk ke dalam skema permainan Unai Emery pada pertandingan tersebut, sedangkan Dani Ceballos harus menduduki kursi cadangan dan baru diturunkan pada tahap kedua.

Unai Emery selalu menerima pertanyaan soal keputusannya di The Gunners. Eksperimen yang dilakukan sang manajer tak kunjung menuai hasil positif di mana racikannya cenderung memberi hasil minor dalam laga-laga terakhir yang sudah dilewati Arsenal selama musim 2019 sampai 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *