Sun. Aug 9th, 2020

Petinggi AC Milan Ragukan Giampaolo Bisa Antar Klub ke Liga Champions

2 min read
Petinggi AC Milan Ragukan Giampolo Bisa Antar Klub ke Liga Champions

Walaupun baru saja menjadi manajer I Rossoneri, kemampuan Marco Giampaolo telah diragukan para petinggi AC Milan. Tim yang bermarkas di San Siro Stadium ini telah melakukan beberapa perubahan besar pada musim panas tahun 2019, salah satunya adalah memilih Marco Giampaolo sebagai pelatih untuk menggantikan posisi Gennaro Gattuso.

Selain itu, Marco Giampaolo terbilang sukses sebagai manajer tim karena dia pernah melatih Sampdoria dan mengantarkan klub tersebut menduduki posisi ke-9 klasemen akhir. Bahkan, AC Milan juga tidak terlibat dalam ajang Liga Eropa pada musim ini.

Baca juga: Hubungan Benci dan Cinta Jurgen Klopp dan Georginio Wijnaldum

Alasan utamanya adalah mereka bisa lebih bebas menggaet beberapa pemain tanpa khawatir melanggar ketentuan yang ditetapkan FFP alias Financial Fair Play untuk musim kompetisi 2019 hingga 2020. Walaupun baru berjalan sesaat, faktanya tidak membuat perubahan tersebut menimbulkan harapan baru bagi I Rossoneri. Tak hanya itu, AC Milan punya beberapa target yang memenang diberikan kepada Marco Giampaolo. Filososi yang ia terapkan soal membangun klub adalah merekrut pemain muda berbakat dan membangun tim di sekitar mereka.

AC Milan telah resmi menggaet beberapa pemain muda pada bursa transfer musim panas tahun 2019 seperti Ante Rebic, Ismael Bennacer, Leo Duarte, Rade Krunic, Rafael Leao serta Theo Hernandez. Kemudian, I Rossoneri diharapkan mampu menempati peringkat empat besar supaya melaju ke Liga Champions periode berikutnya.

Dikutip melalui Corriere della Sera, para petinggi AC Milan tidak meyakini Marco Giampaolo mampu memenuhi ekspektasi yang mereka inginkan. Laporan itu mengklaim bahwa kendati ‘Giampaolo adalah manajer berpengalaman di Italia, AC Milan merupakan tim besar pertamanya’.

Marco Giampaolo disebutkan ‘Tidak mempunyai kesabaran dan waktu yang ia miliki di tim lain untuk sukses’. Kemudian, sang manajer memang menangani beberapa klub semenjana Liga Italia sebelum dia menginjakkan kakinya di San Siro untuk melatih Krzysztof Piatek dkk.

Dia pernah menangani Brescia, Empoli, Catania, Cesena, Cagliari, Ascoli dan Siena. Akan tetapi, Marco Giampaolo tercatat belum pernah menyerahkan gelar apapun untuk tim-tim yang ia tangani selama menjalani karir kepelatihannya di Negeri Pisa sampai saat ini.

Sementara itu, manajer yang kini berumur 52 tahun tersebut juga hampir sering berganti tim, sedangkan melatih Sampdoria adalah catatan terlama sepanjang karir kepelatihannya di Liga Italia. Dia tercatat menangani klub tersebut selama dua periode.

Jika di rata-ratakan malah ia hanya bertahan 10 hingga 11 bulan di setiap tim yang dia tangani. Marco Giampaolo juga membawa AC Milan mencatatkan satu poin kemenangan dan satu poin kekalahan dari dua pertandingan pada awal periode 2019 sampai 2020. I Rossoneri dibungkam Udinese dengan skor akhir 0-1 pada pekan perdana sebelum mendepak Brescia dengan hasil 1-0 pada minggu selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *