Fri. Nov 15th, 2019

Miralem Pjanic Beri Pesan Emosional Usai Jadi Korban Rasialisme

2 min read
Miralem Pjanic Beri Pesan Emosional Usai Jadi Korban Rasialisme

Miralem Pjanic yang merupakan pemain Juventus tidak ingin tinggal diam usai dirinya menjadi bahan hinaan rasialisme kala pertandingan menghadapi Brescia. Selain itu, gelandang I Bianconeri tersebut memberikan pesan sangat emosional melalui media sosial pribadinya.

Dikutip melalui Calciomercato, Miralem Pjanic menjadi korban nyanyian rasialisme dari para pendukung setia tim tuan rumah. Fans Brescia meneriakkan ‘Zingaro’ alias ‘Gypsi’ dalam bahasa Inggris. Umumnya bahwa kata tersebut mengartikan ejekan rasialisme terhadap orang Romani atau Bohemian. Hal itu membuat mereka menghina sang pemain yang berasal dari Bosnia-Herzegovina.

Baca juga: Antonio Cassano: Juventus Sulit Raih Apapun Bila Andalkan Paulo Dybala

Bahkan, Miralem Pjanic menerima hinaan rasialisme tersebut usai mencetak satu gol ke dalam gawang Brescia pada menit ke-63. Juventus berhasil unggul terlebih dahulu usai tim tuan rumah melakukan gol bunuh diri pada tahap pertama. Tindakan rasialisme dalam sepak bola Italia kian menggila, sedangkan cemoohan terhadap sang pemain bukan insiden pertama di Serie A pada periode ini.

Beberapa pemain seperti Dalbert Henrique, Franck Kessie serta Romelu Lukaku pernah menjadi target aksi rasialisme pada periode ini. Mereka mengaku geram dengan peristiwa tersebut, sedangkan Miralem Pjanic dianggap pantas mengirimkan pesan yang emosional usai insiden itu.

Sementara itu, ejekan rasialisme terhadap Miralem Pjanic adalah masalah keempat di Liga Italia musim ini. Dia memohon kepada para penggemar sepak bola Negeri Pisa untuk mengakhiri perbuatan yang sama sekali tidak terpuji tersebut.

“Kami adalah pesepak bola profesional, kami adalah fans, kami begitu bergairah. Kami bersemangat untuk setiap laga, demi gol maupun kemenangan. Ejekan dan teriakan dari lawan memberi kami stamina untuk menunjukkan performa terbaik dalam beberapa pertandingan,” ungkap Miralem Pjanic.

Miralem Pjanic menambahkan bahwa semua hinaan yang diterima para pemain besar Liga Italia sudah membuat mereka murung, termasuk dirinya sendiri. Dia menegaskan hal itu tidak boleh terulang kembali terhadap pemain mana pun, sedangkan ia hanya bisa bertepuk tangan kepada para pendukung klub yang melakukan aksi tersebut.

“Akan tetapi, semua hinaan yang sudah diberikan di stadion bakal membuat para pemain merasa terganggu. Kita harus pastikan mereka tidak akan pernah merasakan hal yang sama di masa depan. Bagi para pendukung lain saya hanya mampu bertepuk tangan lantaran tindakan itu sama sekali tidak bagus,” tegas Miralem Pjanic.

Sementara itu, pesan yang disampaikan sang pemain rupanya menuai beberapa respon positif dari sejumlah pihak, termasuk rekan satu klubnya di Juventus, yaitu Blaise Matuidi. Dia mengaku selalu mendukung Miralem Pjanic untuk membela I Bianconeri dan mengabaikan ejekan fans rival yang tidak menyukainya.

Pesan yang dikirimkan Miralem Pjanic bisa disebut sebagai peringatan keras bagi para fans setia tim-tim besar Liga Italia maupun Eropa. Sebab, semua pemain terbaik Benua Biru memiliki hak untuk membela klubnya masing-masing dan membobol gawang lawan tanpa unsur rasialisme.

1 thought on “Miralem Pjanic Beri Pesan Emosional Usai Jadi Korban Rasialisme

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *