Wed. Nov 20th, 2019

Jose Mourinho Sempat Berseteru dengan Roman Abramovich untuk Datangkan Didier Drogba ke Chelsea

2 min read
Jose Mourinho Sempat Berseteru dengan Roman Abramovich untuk Datangkan Didier Drogba ke Chelsea

Jose Mourinho selaku pelatih asal Portugal mengatakan bahwa ia sempat tidak menerima dukungan dari Roman Abramovich, yakni pemilik Chelsea FC ketika berusaha merekrut Didier Drogba.

Jose Mourinho mampu memberikan perubahan besar ketika ditunjuk sebagai juru taktik Chelsea pada tanggal 2 Juni tahun 2004 silam.

The Blues saat itu tidak segan mendatangkan 11 nama pemain baru dengan jumlah mahar menembus 149,76 juta pound atau setara Rp.2,75 triliun.

Didier Drogba adalah salah satu dari 11 nama pemain yang dibeli Chelsea untuk bermain sebagai striker yang direkrut dari Marseille dengan mahar sebesar 34,65 juta pound atau setara Rp.636 miliar.

Jose Mourinho memang menetapkan lini posisi depan sebagai salah satu acuan yang harus dibenahi saat menangani Chelsea kala itu.

Kendati demikian, Chelsea saat itu memiliki beberapa sosok penyerang terbaik mulai dari Adrian Mutu, Hernan Crespo, Jimmy Floyd Hasselbaink sampai Mikael Forssell.

Jose Mourinho mengagumi performa Didier Drogba karena berhasil mencetak 32 gol bersama Marseille di semua kompetisi pada periode 2003 hingga 2004 silam.

Akan tetapi, pilihan Jose Mourinho untuk merekrut Didier Drogba sempat bertentangan dengan pilihan yang diinginkan Roman Abramovic selaku pemilik tim utama.

“Ketika saya merekrutnya ke Chelsea, saya masih ingat dengan jelas bahwa Roman Abramovich sempat bertanya kepada saya sebelumnya, ‘Siapa sosok striker yang anda inginkan untuk membela klub?’,” tutur Jose Mourinho yang dikutip melalui beIN Sports.

“Saya menyebutkan nama Didier Drogba dengan semua nama pemain ternama di Eropa kala itu. Ia juga bertanya, ‘Siapa dia? Bertanding di mana ia?.”

“Saya akhirnya menjawab, “Tuan Roman Abramovich, anda cukup membayar biaya transfer saja dan tidak perlu berkomentar apapun’,” ujar Jose Mourinho.

Jose Mourinho juga mengatakan bahwa menaruh harapan kepada Didier Drogba adalah hal yang tidak terduga.

Pasalnya, Didier Drogba yang berasal dari Pantai Gading itu mengalami keterlambatan dalam memulai karir di level tertinggi saat itu.

Namun, tak disangka bahwa Didier Drogba berhasil tampil secara konsisten selama beberapa tahun dan membawa The Blues meraih 14 trofi kejuaraan di semua ajang kompetisi.

Salah satu dari 14 trodi yang paling berkesan dan membuatnya dinobatkan sebagai legenda tim adalah ajang Liga Champions tahun 2012 lalu.

Sebab, ia berperan sebagai pahlawan kemenangan bagi skuat utama Chelsea atas Bayern Muenchen kala itu.

Ia menciptakan gol pada menit ke-88 melalui sundulan dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1, lalu berhasil menjadi sosok eksekutor melalui tendangan penalti.

“Didier Drogba sudah menjadi bintang terbaik bagi Chelsea dan Liga Inggris,” kata Jose Mourinho.

Ia mencatatkan 164 gol serta 86 assist dalam 381 pertandingan di semua ajang kompetisi bersama Chelsea.

Bahkan, catatan gol tersebut menempatkan Didier Drogba di posisi ke-4 sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Chelsea.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *