Thu. Jul 18th, 2019

Jorginho Frello Catat Rekor 1.896 Operan Tanpa Assist di Chelsea

2 min read
Jorginho Frello Catat Rekor 1.896 Operan Tanpa Assist di Chelsea

Jorginho Frello yang merupakan pemain Chelsea tengah menjadi sorotan atas performanya saat ini. Ia adalah distributor bola terbaik, namun kontribusinya dinilai masih rendah.

Jorginho didatangkan Maurizio Sarri selaku pelatih Chelsea untuk membela The Blues musim ini dan ditunjuk sebagai pemain andalan pada sistem permainan klub.

Selain itu, Jorginho selaku gelandang timnas Italia asal Brasil tersebut adalah playmaker yang berperan untuk mendikte, mengatur tempo serta menggulir bola dari lapangan posisi tengah menjadi pusat kendali bagi klub.

Hal tersebut dibuktikan melalui statistik unik Jorginho karena mampu melepaskan sebanyak 1.896 operan musim ini di Premier League.

Dilansir melalui ESPN bahwa jumlah tersebut adalah nilai passing terbanyak daripada semua pemain di Liga Inggris musim 2018 hingga 2019.

Akan tetapi, banyak yang meragukan rekor tersebut karena Jorginho saat ini belum pernah melepaskan assist saat berlaga di atas lapangan.

Bahkan, Jorginho juga kalah dari Ederson Moraes yang merupakan penjaga gawang Manchester City karena telah mencatatkan sebuah assist.

Jorginho yang didatangkan dari Napoli tersebut baru mencatatkan satu gol, yaitu melalui tendangan penalti saat menghadapi Huddersfield Town pada pekan pertama.

Namun, ia yang berperan sebagai ahli operan tengah diragukan mengikuti penurunan kualitas Chelsea karena tidak efektif saat awal musim lalu.

Jorginho yang kini berusia 27 tahun tersebut sangat gemar mengoper bola, namun memiliki kecenderungan melebar hingga tepi lapangan atau arah kiri maupun kanan antar rekan setimnya.

Ia jarang menyerahkan operan gebrakan dan menusuk ke arah depan untuk menghadapi striker, serta wajar jika pasokannya untuk serangan klub begitu minim.

Sementara itu, ulasan pada Give Me Sport menjelaskan, “Orang-orang membandingkannya atas Jordan Henderson, sedangkan ia telah dikritik sejak lama karena menjalankan tindakan serupa alias mengoper ke arah samping di skuat utama Liverpool.”

Kemudian, Granit Xhaka selaku gelandang Arsenal yang lebih cenderung defensif pun telah menorehkan tiga gol serta satu assist.

Hasil tersebut bisa menjadi bukti bahwa Granit Xhaka lebih piawai meningkatkan serangan klub dibandingkan Jorginho, serta disebut hanya bergerak pada posisi yang sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *