Sun. Aug 9th, 2020

CEO Crystal Palace Sebut Wilfried Zaha Patut Berlaga di Tim Besar

2 min read
CEO Crystal Palace Sebut Wilfried Zaha Patut Berlaga di Tim Besar

Steve Parish yang merupakan CEO Crystal Palace menyebutkan bahwa Wilfried Zaha telah sepatutnya berlaga dengan tim besar. Akan tetapi, Parish hanya bersedia melepas sang pemain andai menerima mahar yang sesuai atas kontribusinya selama membela klub asal Kota London | Inggris tersebut.

Meski begitu, Wilfried Zaha menjadi target utama Arsenal dan Everton pada bursa transfer musim panas tahun ini. Namun, Crystal Palace menolak dua klub tersebut dan menahan sang pemain lantaran penawaran biaya transfer yang diajukan tidak sesuai dengan keinginan manajemen tim.

Baca juga: Ole Gunnar Solskjaer Tuai Kritikan Pedas dari Fans Manchester United

Alhasil, Wilfried Zaha masih berlaga dengan Crystal Palace, sedangkan Steve Parish percaya bahwa sang pemain bakal bermain bersama tim terbaik Eropa andai waktunya sudah tepat di mana Zaha sebelumnya diawasi beberapa klub raksasa di Benua Biru sejak musim lalu.

“Saya percaya, Wilfried Zaha bakal menemukan tim sesuai keinginannya. Crystal Palace akan memastikan bahwa kiprahnya berada di jalur yang benar lantaran dia punya pengalaman mumpuni,” tutur Steve Parish yang dilansir melalui Sky Sports.

“Saya pikir momen Wilfried Zaha untuk hengkang dari Crystal Palace tidak tepat pada musim panas tahun ini. Tak hanya itu, kami merasa belum menerima tawaran yang pantas dengan perhitungan kami, lantaran dia adalah pemain berbakat di klub ini.”

“Saya telah melihat penampilan apik Wilfried Zaha selama 10 tahun terakhir. Dia menorehkan gol perdananya bagi Crystal Palace saat berumur 16 tahun. Saya tidak akan pernah melupakan momen emas yang dilakukannya kala itu.”

“Hal tersebut membuat saya ingin melihat Wilfried Zaha berhasil dalam perjalanan karirnya. Dia akan menjadi pesepak bola kelas dunia bila bergabung dengan tim terbaik Eropa dalam waktu dekat,” ungkat Steve Parish.

Bahkan, Crystal Palace dikabarkan menolak langsung tawaran unik yang diajukan manajemen Everton untuk menggaet Wilfried Zaha beberapa waktu lalu. Mereka memberikan biaya transfer sebesar 70 juta pound. Mereka juga menyerahkan dua pemain andalannya seperti Cerik Tosun serta James McCarthy. Tapi, Crystal Palace bersikukuh menjual sang bintang dengan mahar senilai 80 juta pound.

Sementara itu, Wilfried Zaha pernah menjadi salah satu pemain Manchester United. Dia bergabung dengan klub besutan Ole Gunnar Solskjaer tersebut pada tahun 2013. Ia membela The Red Devils setelah Sir Alex Ferguson mengundurkan diri sebagai manajer tim.

Hal itu membuat Wilfried Zaha melewati peluang emas untuk menggali potensinya lebih dalam di era kepelatihan Sir Alex Ferguson. David Moyes yang merupakan suksesor Ferguson rupanya tidak bisa mengasah kemampuan sang pemain selama menjalani karir sepak bola profesionalnya di Old Trafford Stadium.

Wilfried Zaha memutuskan untuk kembali ke Crystal Palace pada awal periode kompetisi 2014 hingga 2015 sebagai pemain pinjaman. Kemudian, sang pemain akhirnya hengkang secara permanen pada awal musim 2015 sampai 2016.

1 thought on “CEO Crystal Palace Sebut Wilfried Zaha Patut Berlaga di Tim Besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *