Sun. Sep 15th, 2019

Beban Upah Juventus Terbesar di Liga Italia, Sulit Disaingi Tim Lain

2 min read
Beban Upah Juventus Terbesar di Liga Italia, Sulit Disaingi Tim Lain

Juventus tercatat sebagai tim yang paling unggul soal memberikan upah kepada para pemainnya daripada klub lain di Serie A. Bagaimana tidak, I Bianconeri adalah penguasa Liga Italia dalam delapan tahun terakhir dan mereka sering meraih gelar juara ajang Serie A.

Bahkan, mereka bukan hanya berkuasa di arena pertandingan namun juga sebagai tim superior Liga Italia dari segi finansial. Hal ini mampu dilihat dari upah yang diberikan kepada semua pemainnya. Juventus sudah menghabuskan dana sebesar 294 juta euro atau setara dengan Rp.4,5 triliun untuk menyerahkan gaji para pemainnya dalam setahun.

Baca juga: Daniel James Terkejut Lihat Antusias Penggemar Manchester United

Jumlah itu lebih besar dibandingkan tim-tim Liga Italia lainnya, seperti Inter Milan yang menghuni peringkat kedua soal pengeluaran upah. Selain itu, tim asuhan Antonio Conte tersebut hanya menghabuskan setengah dari pengeluaran Juventus, mereka menggaji semua pemain sebesar 155 juta euro atau setara dengan Rp.2,4 triliun dalam setahun.

Tak hanya itu, jumlah uang yang dihabiskan Juventus atau sekitar 10 persennya mereka pakai untuk memberikan upah kepada megabintang mereka, yakni Cristiano Ronaldo. Dia adalah pemain dengan upah tertinggi di Negeri Pisa, sedangkan gajinya menembus angka 31 juta euro per tahun.

Angka ini nyaris empat kali lipat dibandingkan pemain dengan upah tertinggi kedua di I Bianconeri. Matthijs de Ligt hanya menerima upah sebesar 12 juta euro dengan rincian gaji utama sekitar 8 juta euro ditambah bonus senilai 4 juta euro setelah ia digaet dari Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim panas tahun 2019.

Kemudian, Aaron Ramsey yang merupakan rekrutan baru dari Arsenal dan Adrien Rabiot hanya dibayar 7 juta euro. Meski begitu, perbedaan gaji yang diterima keduanya adalah Rabiot masih berhak mengantongi bonus sebesar 2 juta euro.

Sementara itu, status pemain dengan upah tertinggi di Italia masih dipegang oleh Cristiano Ronaldo, lalu siapa pemain bergaji terendah di Serie A musim 2019 sampai 2020? Dikutip via Sportmediaset, sosok tersebut adalah Edgaras Dubickas yang merupakan pemain Lecce.

Bomber asal Lithuania tersebut saat ini kembali membela Lecce usai pada paruh kedua periode lalu bergabung dengan Sicula Leonzio sebagai pemain pinjaman. Edgaras Dubickas hanya mengantongi upah sebesar 20 ribu euro atau setara dengan Rp.310 juta per tahun.

Upah senilai Rp.310 juta per tahun itu setara dengan 25 hingga 26 juta rupiah per bulan. Artinya, nila serupa dengan upah pelatih kelas menengah dan senior di beberapa perusahaan Tanah Air saat ini. Gaji yang diterima Edgaras Dubickas selama membela Lecce tentu saja tidak sebanding dengan bayaran Cristiano Ronaldo di Juventus.

Jika Cristiano Ronaldo bersedia, ia mampu menggunakan gajinya selama setahun di Juventus untuk menggaji Edgaras Dubickas selama 1.550 tahun. Tagihan upah semua pemain Lecce hanya sekitar 9,78 juta euro per tahun. Ronaldo juga bisa memakai upahnya untuk membayar para pemain Lecce selama 3 tahun dan ia masih menerima kembalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *