Fri. Nov 15th, 2019

3 Kisah Pilu Di balik Kesuksesan Cristiano Ronaldo

2 min read
3 Kisah Pilu Di balik Kesuksesan Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo adalah salah satu dari beberapa pesepak bola kelas dunia yang memiliki harta berlimpah. Akan tetapi, harta yang dimiliki megabintang Juventus itu tidak diraih secara instan lantaran drinya harus melewati perjalanan hidup yang panjang dan memilukan.

Usai resmi bergabung dengan Juventus pada tahun 2018, Cristiano Ronaldo berhasil menerima upah sebesar 31 juta euro atau setara dengan Rp.480 miliar per periode. Angka tersebut membuat ia dinobatkan sebagai pemain dengan gaji tertinggi di Liga Italia.

Baca juga: Sergio Aguero Akan Segera Patahkan Rekor Jamie Vardy

Laporan dari Forbes mewartakan bahwa pundi-pundi yang dimiliki mantan megabintang Manchester United dan Real Madrid itu berjumlah 450 juta dollar AS atau setara dengan Rp.6,3 triliun pada tahun 2019. Meski begitu, kehidupan yang dijalani Cristiano Ronaldo saat ini rupanya patut menghadapi rintangan berat dan jauh dari kekayaan.

Pemain asal Portugal tersebut juga harus melewati beberapa kejadian memilukan lantaran hidupnya berada di garis kemiskinan. Berikut adalah tiga kisah menyedihkan di balik kesuksean Cristiano Ronaldo, antara lain :

  • Bahan Ejekan Teman Sendiri

Cristiano Ronaldo mulai berlaga bagi klub junior Andorinha kala menginjak usia tujuh tahun, sedangkan Jose Dinis Aveiro yang merupakan ayah sang megabintang bekerja sebagai kit man di tim yang sama. Kit man adalah sosok yang bertugas untuk membersihkan dan mengatur semua perlengkapan pemain saat latihan maupun pertandingan. Namun, hal itu malah membuat CR7 menjadi bahan ejekan rekan satu klubnya.

  • Mengemis Makanan

Cristiano Ronaldo sempat mengalami fase hidup di mana ia sama sekali tidak memiliki banyak uang untuk membeli makanan. Hal itu terjadi pada masa awal di akademi Sporting Lisbon, tepatnya saat sang megabintang sudah menginjak usia belasan tahun.

Bahkan, Cristiano Ronaldo harus rela mengemis kepada seorang pegawai rumah makan siap saji untuk mengenyangkan perutnya. Ia sempat diwawancara oleh jurnalis asal Inggris, yakni Piers Morgan melalui acara berjudul Good Morning Britain bahwa dia pernah ditemani salah satu temannya untuk datang ke restoran cepat saji demi meminta sisa burger.

“Saya masih ingat ada McDonald’s di dekat stadion kami. Saya dan seorang kerabat pergi ke sana untuk meminta sisa burger demi mengenyangkan perut kami,” ucap Cristiano Ronaldo via wawancara bersama Piers Morgan.

  • Menolong Kakak Bebas dari Pengaruh Narkoba

Cristiano Ronaldo wajib menolong kakaknya yang bernama Hugo Aveiro untuk bebas dari pengaruh obat-obat terlarang. Hal itu disebabkan sang ibu, yakni Dolores Aveiro sedang berada dalam masa sulit untuk membayar biaya pengobatan sang putra yang berada di bawah pengaruh narkoba.

Bahkan, masa tersebut membuat Cristiano Ronaldo semakin terpuruk lantaran dirinya belum memiliki banyak uang untuk membantu sang ibu demi menyembuhkan sang kakak supaya bisa keluar dari jerat narkoba, namun hidupnya saat itu masih bertolak belakang seperti saat ini.

Kala itu, Dolores Aveiro hanya bekerja sebagai seorang petugas kebersihan dan menerima gaji sebesar 400 pound atau setara dengan Rp.7,4 per bulan, sedangkan Cristiano Ronaldo belum mampu membantu ibunya lantaran baru saja merintis karir di Portugal.

1 thought on “3 Kisah Pilu Di balik Kesuksesan Cristiano Ronaldo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *