Thu. Jul 2nd, 2020

3 Bukti Palsu Kemenangan Lionel Messi Jadi Pemain Terbaik FIFA

2 min read
3 Bukti Palsu Kemenangan Lionel Messi Jadi Pemain Terbaik FIFA

Bukti soal rekayasa yang dilakukan demi menetapkan megabintang FC Barcelona, Lionel Messi meraih penghargaan sebagai Pemain Terbaik FIFA tahun ini mulai beredar luas. Gelar Pemain Terbaik FIFA alias The Best FIFA Men’s Player edisi 2019 berhasil diberikan kepada Lionel Messi selaku kapten El Barca sekaligus Timnas Argentina.

Lionel Messi sukses mengemas 46 angka dan mengungguli para pesaingnya seperti Virgil van Dijk dengan torehan 38 poin, serta Cristiano Ronaldo yang mengumpulkan 36 angka. Selain itu, empat kategori dihadirkan untuk menentukan siapa saja pemenang tahunan dari ajang bergengsi tersebut.

Baca juga: Aaron Ramsey: Saya Senang Lihat Rob Holding Kembali ke Arsenal

Voting dari para penggila sepak bola dunia via website resmi FIFA dihitung sebesar 25 persen, sedangkan sisanya dibagi rata secara keseluruhan untuk manajer dan kapten tim nasional anggota FIFA dan perwakilan media dari negara itu. Walaupun tampak terbuka dengan FIFA juga menampilkan daftar kandidat yang dipilih dari semua pemain, saat ini muncul beberapa bukti bahwa ada hal aneh di sana.

Pasalnya, tiga bukti yang mencurigakan hadir dalam penghargaan itu. Pertama, Juan Barrera yang merupakan kapten Timnas Nikaragua dan saat ini membela Real Esteli. Dia menyebutkan semua pilihannya dalam ajang penghargaan tersebut adalah rekayasa semata.

“Semua informasi soal pilihan saya di #TheBest 2019 tidak benar, terima kasih,” ungkap Juan Barrera melalui akun Twitter pribadinya.

Bahkan, pihak tim tersebut juga menuliskan informasi yang berbunyi ‘sangat cemas lantaran namanya berada dalam kondisi tertentu dan dia tidak mengikutinya.”

“Juan Barrera sama sekali tidak memberikan suara dan informasi yang diumumkan FIFA tidak tepat dengan kriteria yang dia pikirkan.”

Tak hanya itu, rumor miring juga berasal dari Sudan, yakni salah satu negara di Afrika. Zdravko Lugarosic yang merupakan manajer Timnas Sudan mengaku bahwa pilihannya sudah diubah oleh FIFA. Dia sebetulnya memilih Mohamed Salah, Sadio Mane serta Kylian Mbappe. Namun, laporan resmi FIFA mengklaim bahwa dia memilih Lionel Messi, Virgil Van Dijk dan Mane.

Zdravko Lugarosic sempat mengambil sebuah gambar kertas pilihannya itu, yang sangat berbeda dengan pilihan yang tercantum dalam website resmi FIFA. Kabar tak sedap lainnya juga datang dari Mesir, serta federasi sepak bola mereka. Laporan FIFA sama sekali tidak menampilkan pilihan dari kapten dan manajer Timnas Mesir, yaitu Ahmed El-Mohammadi dan Shawki Ghareeb. FIFA merilis informasi terkini bahwa otoritas sepak bola tertinggi di Mesir (EFA) mengkalim bahwa keduanya telah memberikan suara.

“EFA secara resmi menyerahkan dokumen tersebut pada tanggal 15 Agustus, empat hari sebelum deadline,” tulis EFA.

“Tanyakan saja kepada FIFA mengapa suara itu tidak diterima,” tambah mereka selain menyebut bakal melakukan investigasi lanjutan.

Sementara itu, satu-satunya suara dari Negeri Firaun adalah dari pihak media, yakni Hany Danial yang merupakan jurnalis asal Mesir yang secara resmi memilih Sadio Mane pada posisi pertama dan bintang andalan negaranya, Mohamed Salah yang menduduki urutan ketiga.

1 thought on “3 Bukti Palsu Kemenangan Lionel Messi Jadi Pemain Terbaik FIFA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *